Banyak orang beranggapan traveling keluar negeri itu mahal, kalau menurut saya hal itu relatif. Disini saya akan membahas bagaimana menekan biaya untuk traveling. Sekaligus menunjukan biaya pengeluaran traveling sebagai contoh.

Saat kita merencakan sebuah traveling kemana saja pasti akan berbicara mengenai tempat tujuan, transportasi, penginapan, pengeluaran harian dan oleh-oleh. Saya akan coba bedah satu persatu untuk tujuan pemahaman, penghematan serta bijak dalam pengeluaran (dalam hal ini uang). Syukur-syukur bisa bermanfaat bagi kalian yang mau merencanakan traveling ke luar negeri. Tapi jangan lanjutkan membaca artikel ini, bagi kalian yang merasa punya uang dan mampu segalanya.

Perencanaan Traveling

Membuat sebuah perencanaan traveling berdasarkan informasi yang berhubungan dengan negara tujuan sangatlah penting. Dengan perencanaan yang matang, detail dan lengkap, akan meminimalisir adanya pengeluaran tak terduga. Dimana terkadang biaya tak terduga ini bisa sangat besar.

Ini adalah pengalaman saya sendiri pada waktu traveling sendirian dan pertama kali ke Kuala Lumpur (Malaysia) tanpa menggunakan itinerary. Saya memilih penerbangan malam pukul 19.00 dari Jakarta. Tiba di bandara LCCT sekitar pukul 21.00. Karena perbedaan waktu jadinya +1 menjadi pukul 22.00. Dari pesawat jalan kaki ke tengah bandara yang lumayan jauh, lanjut pengisian form dan scanner bea cukai, belum lagi ditambah antrian imigrasi yang membutuhkan waktu keseluruhan kurang lebih 1 jam. Sedangkan transportasi umum (bus) yang saya harapkan dari bandara LCCT ke KL Sentral (tengah kota) terakhir pada jam 22.00. Pada akhirnya saya harus naik taxi sebesar 150RM atau sekitar Rp450.000, sedangkan kalau saya naik bus hanya 12RM atau sekitar Rp35.000.

Dari sini betapa pentingnya mencari informasi untuk membuat sebuah perencanaan dan perhitungan waktu. Dengan perencanaan yang tepat, kita jauh bisa berhemat.

Transportasi

Jarak tempat lokasi tujuan traveling sangat mempengaruhi besarnya biaya, karena akan menentukan transportasi apa yang akan kita gunakan.

Saat kita berbicara traveling ke luar negeri, otomatis tidak lepas dengan yang namanya transportasi pesawat. Dijaman sekarang ini hampir semua maskapai melakukan persaingan, yang pada akhirnya berimbas dengan seringnya terjadi promo ataupun travel fair secara online maupun offline (biasanya di mall). Promo tiket pesawat ini lah yang sangat membantu kalian untuk menekan biaya transportasi ke negara tujuan.

Gambar hanya ilustrasi, bukan promosi (source google)

Nanti akan saya bahas dalam artikel yang berbeda di Mencari Tiket Pesawat Murah Untuk Traveling (tungguin yaa..)

Bagaimana dengan transportasi dalam/antar kota ?
Untuk transportasi dalam/antar kota, apabila tersedia angkutan umum alangkah baiknya patut diperhitungkan untuk menekan pengeluaran. Tapi jangan lupakan faktor kenyamanan dan keamanan. Disetiap negara untuk transportasi umumnya memang berbeda, dari jenis, jangkauan maupun biaya (ongkos). Seperti di Kuala lumpur – Malaysia tersedia yang namanya MRT, Rapid Bus maupun LRT, yang mana ongkosnya jauh lebih murah dari pada naik taxi. Ataupun di Bangkok – Thailand, yang mempunyai Skytrain/Monorail (BTS) untuk beberapa distrik, bisa dikombinasikan dengan bus untuk menjangkau distrik yang tidak dilalui BTS.

Monorail, Bus & Kereta listrik (source google)

Dengan mengandalkan tiket pesawat promo dan transportasi umum kita bisa menekan biaya traveling.

Penginapan

Berbicara mengenai penginapan memang beraneka macam pilihan yang bisa kita manfaatkan untuk menekan biaya. Tetapi kita jg perlu memperhitungkan beberapa hal, seperti dengan siapa kita traveling (solo, couple atau family), tujuan apa (urusan kerja atau piknik), lokasi dan tentunya budget. Dari hal itu kita bisa menentukan dan menyesuaikan, penginapan model seperti apa yang akan digunakan. Untuk diluar negeri bisa dibilang hampir sama dengan di Indonesia, ada penginapan model hotel, guesthouse, apartment dan hostel. Nah, untuk hostel ini mungkin terasa asing bagi kita yang di Indonesia. Walau dalam waktu belakangan ini sudah beberapa saya lihat tersedia dibeberapa kota, tetapi belum banyak yang mengerti dan paham.

ilustrasi hostel (source google)

Hostel merupakan penginapan yang budget-oriented, akomodasi yang ramah untuk para tamu menyewa tempat tidur di asrama (dorm), dimana satu kamar berisi 4-10 orang, atau bahkan ada yang 20 orang dalam kamar yang besar, dengan share kamar mandi, lounge, dan kadang-kadang dapur.

Biasanya hostel ini lebih banyak digunakan untuk solo traveler ataupun bagi orang-orang yang hanya memfungsikan sebagai tempat tidur, mandi dan menaruh barang (tas). Nggk mungkin kan kita traveling hanya didalam kamar, kecuali mungkin pas lagi honeymoon. Untuk harga terbilang relatif murah tergantung fasilitas dan lokasi, dibanding kalian menggunakan  hotel.

Dengan mengerti beberapa hal diatas kita mampu menghemat biaya penginapan untuk traveling.

Pengeluaran harian dan oleh-oleh

Untuk yang satu ini saya tidak akan berbicara banyak, karena sifatnya relatif tergantung perilaku belanja dan alokasi budget. Ada beberapa yang doyan jajan (suka nyemil), makan harus menu dan tempat tertentu ataupun jenis barang apa yang akan dibeli untuk oleh-oleh. Untuk besarnya harga beberapa hal itu disetiap negara juga berbeda-beda, jadi sesuaikan dengan budget kalian. Overall untuk kuliner, selama di wilayah asia masih terbilang murah.

Dengan menyesuaikan budget kita akan berbuat bijak untuk pengeluaran saat traveling.

Contoh Perencanaan dan Pengeluaran

Rasanya kurang afdol kalau saya tidak memberikan contoh dari apa yang saya katakan.
Saya akan menunjukan semua pengeluaran berdasarkan itinerary pada saat memulai Traveling ke Ho Chi Minh – Vietnam.

Itinerary & Pengeluaran *klik untuk perbesar

Kurs 1 IDR = 1,7 VND
Total pengeluaran fix sebesar +/- Rp1.125.000
Total pengeluaran relatif (tergantung selera orang masing-masing) sebesar +/- Rp950.000

Tiket pesawat menggunakan Air Asia SBY-KL (PP) & KL-SGN (PP) saya beli saat promo dengan harga total Rp.1.000.000 (pembulatan termasuk fee transaksi kartu kredit)
Total tiket sebenarnya sekitar Rp1.9xx.xx  untuk 2 orang (saya dan istri) dan tambahan 1 bagasi terdaftar 20 kg seharga Rp320.000. Satu tiket sudah direfund cancel karena terjadi sesuatu hal yang tidak memungkinan, seperti yang saya ceritakan pada awal Traveling Vietnam 5 Hari 3 Kota.

Saran sebelum kalian traveling :

  • Cari dan baca artikel mengenai kota maupun negara tujuan
  • Daftar dibeberapa maskapai untuk mendapatkan info/promo terbaru
  • Manfaatkan beberapa layanan reservasi penginapan online, seperti Airbnb.com, Agoda.com, dll.
  • Buat itinerary selengkap-lengkapnya

Semoga bermanfaat 🙂