Seru nih…
Kali ini tertantang melakukan traveling 6 hari dengan budget dibatasi *ala backpacker gitu, kebetulan juga nggk ada urusan kerja & sebuah keisengan untuk lihat motoGP karena selama ini selalu nonton F1 doank.

Awal mula seorang teman yang tidak jadi ikut traveling untuk Berpetualang Asia 10 hari untuk 3 negara dengan 5 kota, setelah balik Indonesia mengabari kalau beberapa teman mau berangkat ke Malaysia untuk lihat motoGP. Karena rasa capek dan tuntutan pekerjaan yg tertimbun karena petualangan sebelumnya, kabar tersebut membikin galau dan mikir *sepertinya seru traveling rame-rame nih…

Hampir 2 minggu saya belum memutuskan untuk berangkat atau tidak, sampai dengan ada review dari teman untuk Kota Melaka (negara bagian malaysia). Terbesit juga pemikiran untuk melakukan perjalanan ala backpacker tapi tetap nyaman (transportasi & penginapan). Belajar edan yang saya mulai adalah menentukan budget traveling yaitu dengan sangat pasti berucap tidak boleh lebih dari DUA JUTA termasuk makan, transportasi dan penginapan. Hal ini sekaligus membuktikan ke beberapa teman kalau traveling ke luar negeri nggk harus MAHAL.

Dengan sangat gila 2-hari sebelum keberangkatan saya melakukan booking tiket tanpa melakukan booking penginapan, yang penting tiket pesawat untuk urusan penginapan sambil jalan *jangan ditiru yaa. Booking tiket pesawat ini terbilang mahal karena dilakukan 2-hari sebelum keberangkatan, tapi saya menggunakan jurus sakti yaitu memanfaatkan point (miles) dari kartu kredit BCA Krisflyer yang bisa di redem ke Tigerair dengan cukup bayar Airport tax. transit dan service.

Waktunya menentukan harus kemana aja dan naik apa, karena untuk beberapa tujuan harus saya tempuh melalui jalur darat. Mulailah mencari bahan bacaan di google terdapat beberapa blog traveler. Ini adalah beberapa tujuan :

Kuala Lumpur (2 hari)

Melaka (2 hari)

Johor Bahru – Shoping (1 hari)

Singapore

Saatnya packing…
Dengan dasar pertimbangan tujuan, penginapan dan penggunaan transportasi, maka penggunaan tas model backpack adalah pemilihan yang tepat. Hal ini memungkinkan dan mengurangi kerepotan harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain dan harus naik turun bus.

Untuk cerita selengkapnya bisa dibaca pada link masing-masing tujuan.